Peran Link Nofollow dan Dofollow dalam Strategi SEO

Cryptocurrency News

Backlink merupakan salah satu komponen penting dalam dunia SEO (Search Engine Optimizatin). Secara umum backlink sendiri artinya adalah memberikan link/tautan ke situs lain dengan anchor text tertentu.

Contohnya, dalam artikel pembahasan terkait peran link nofollow dan dofollow kali ini saya memberikan beberapa backlink (internal link) ke artikel yang membahas tentang panduan belajar SEO untuk pemula yang belakangan ini semakin banyak dibutuhkan oleh para pebisnis maupun perusahaan.

Bicara soal backlink, ada dua atribut yang membedakan antar satu backlink dengan yang lain, yakni backlink dofollow dan nofollow. Apa saja perbedaan dan peran keduanya dalam hal optimasi SEO? Marik kita bahas selengkapnya.

Apa Itu Link Dofollow?

Link Dofollow adalah sebutan yang diberikan pada backlink yang mengijinkan robot mesin pencari untuk menelusuri sekaligus mengindek tautan yang kita berikan terhadap website orang lain. Dengan kata lain, Anda seakan memberikan referensi bahwa website tersebut memiliki kualitas baik dan layak untuk diketahui oleh orang lain.

Keunggulan Link Dofollow

Karena memperbolehkan robots web crawler untuk menelusuri tautan sampai keluar, link dofollow berperan penting dalam membantu meningkatkan ranking website. Terutama jika memperoleh link dofollow dari situs-situs besar seperti Wikipedia yang nilai authoritinya sangat besar.

Kekurangan Link Dofollow

Bagaikan pisau bermata dua, link dofollow juga berpotensi menurunkan ranking website kita. Hal ini bisa terjadi jika website Anda mendapatkan backlink dofollow dalam jumlah besar dari situs-situs spam.

Apa Itu Link Nofollow?

Link nofolow merupakan kebalikan dari link dofollow, yakni robot web crawler tidak akan merayapi tautan backlink yang diberikan.

Keunggulan Link Nofollow

Meski tidak dihitung sebagai backlink yang powerfull untuk meningkatkan posisi website di mesin pencari, link nofollow sejatinya memiliki peran penting sebagai diversivikasi link.

Baca juga: Cara Setting Yoast SEO Terbaru & Terlengkap

Robots web crawler mungkin tidak akan merayapi tautan noffolow yang dicantumkan, namun link tersebut tetap terlihat oleh pengguna, bahkan bisa memudahkan jika memerlukan informasi penting yang disebutkan oleh website lain.

Kekurangan Link Nofollow

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, link nofollow tidak banyak berperan dalam hal optimasi SEO. Alhasil, link jenis ini kurang disukai oleh blogger ataupun webmaster.

Perbedaan Link Nofollow dan Dofollow

Berdasarkan penjelasan di atas Anda tentu sudah bisa menyimpulkan sendiri terkait perbedaan link nofollow dan dofollow dari segi SEO.

Agar semakin paham terkait keduanya, berikut merupakan perbedaan antara backlink dofollow dan nofollow dari segi struktur penulisan.

Contoh struktur penulisan HTML link dofollow:

<a href=”https://www.qwords.com/”>Qwords.com</a>

Secara default, link dofollow sendiri biasanya bersifat otomatis sehingga tidak perlu melakukan setting atau pengaturan lanjutan. Baik di platform blogger/blogspot maupun WordPress keduanya sama.

Contoh struktur penulisan HTML link nofollow:

<a href=” https://www.qwords.com/” rel=”nofollow”>Qwords.com</a>

Sebagaimana Anda lihat pada kutipan di atas, penulisan link nofollow sedikit berbeda jika dibandingkan dengan skema penulisan link dofollow.

Terlihat ada tambahan rel=”nofollow” yang menegaskan bahwa Google bot tidak boleh melakukan crawl menuju link terkait. Akan tetapi, secara tampilan baik link dofollow maupun link nofollow sama sekali tidak berbeda di mata pembaca. Soal fungsi, keduanya pun sama-sama bisa bekerja sebagai tautan seperti biasanya.

Untuk membuat link nofollow sangat mudah, yakni tinggal mencentang (cek list) di bagian paling bawah ketika menambahkan link. Sementara untuk pengguna WordPress tipe baru Anda harus menggunakan plugin tambahan untuk memunculkan box check list untuk membuat link nofollow.

Keseimbangan Menggunakan Link Nofollow dan Dofollow

Dalam hal apapun, sangat penting untuk menjaga keseimbangan. Sementara dalam hal ini, keseimbangan menggunakan link nofollow dan dofollow bukan berarti jumlahnya harus sama, melainkan keduanya harus bertumbuh seiringan dengan porsi yang dianggap wajar.

Sebagai informasi, website atau blog yang “sehat” biasanya memiliki jumlah link dofollow yang jauh lebih besar dibandingkan link nofollow.

Namun, kondisi tersebut tidak selamanya bisa menjadi patokan, terutama bagi para pemain affiliate marketing yang tentu saja harus menyisipkan banyak link nofollow ke website lain agar mendapatkan komisi penjualan.

Kesimpulan

Sampai disini Anda mungkin sudah cukup paham terkait peran link dofollow maupun link nofollow dalam strategi SEO. Jadi, mulai sekarang Anda harus mulai memilih dan memilah lagi link ke website mana yang sebaiknya diberikan referensi untuk dirayapi robot mesin pencari.

Sementara itu, jika Anda tidak ingin ribet mengurus hal ini, ada beberapa plugin yang bisa digunakan untuk mengatur link dofollow dan link nofollow secara otomatis, tapi hanya tersedia bagi penggguna platform WordPress saja.

Konsumsi resource pugin semacam ini pun tidak begitu besar, jadi Anda tidak perlu khawatir meski saat ini masih menggunakan paket shared hosting. Apalagi jika Anda sudah menggunakan web hosting Indonesia dari Qwords.com dengan uptime 99 persen serta reliabilitas tinggi yang bisa memenuhi kebutuhan website dalam segala kondisi.